Penjajakan Kerjasama Bidang Kewirausahaan Menyambut Revolusi 4.0 dengan Ruang Kreasi Batam

Selasa, 15 Oktober 2018 SMK Negeri 5 Batam kedatangan tamu dari Ruang Kreasi Batam yaitu Direktur Becraf Indonesia Bapak Seto. Pada kesempatan kali ini, beliau menyampaikan penjajakan kerjasama bidang kewirausahaan dan content digital yang diikuti oleh Kepala Sekolah, Guru KWU dan Kaprodi dijurusan masing-masing.

Beliau juga menjelaskan tentang Revolusi Industri 4.0 yang mana Industri 4.0 adalah nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Istilah ini mencakup sistem siber-fisikinternet untuk segalakomputasi awan dan komputasi kognitif.

Terjadi berbagai perubahan dalam industri barang-barang dan dalam perdagangan selama tahun 1700 yang mengantarkan pada peristiwa revolusi. Revolusi industri menghasilkan cara-cara menggunakan metode-metode produksi dan pola-pola baru dalam kehidupan ekonomi. Pada revolusi industri, perubahan tidak hanya terjadi pada aspek industri, namun juga mengubah kehidupan masyarakat di berbagai aspeknya. Revolusi industri diwarnai oleh berbagai perubahan. Perubahan cara kerja yang radikal dari penggunaan tenaga manusia menjadi cara kerja dengan tenaga mesin yang bekerja secara mekanis.  Dengan ini dimulailah zaman mesin yang memberi sumbangan positif maupun negatif  bagi masyarakat.Industri 4.0 menghasilkan “pabrik cerdas”.

Faktor-faktor pendukung Revolusi Industri adalah sebagai berikut :

  1. Faktor Geografis
  2. Faktor Modal
  3. Faktor Sumber Daya Manusia
  4. Faktor Sumber Daya Alam
  • Revolusi Agraria
  • Revolusi Pertekstilan Setelah tahun 1500 beberapa penemu alat pintal berhasil.
  • Revolusi Transportasi Pertengahan Abad XVIII, pengangkutan barang dari satu tempat ke tampat lain sangat lamban dari pada zaman pemerintahan Roma 15 abad sebelumnya dikarenakan buruknya kondisi jalan-jalan.
  • Revolusi Pengolahan Besi dan Batubara

 

Dampak Yang Ditimbulkan oleh Revolusi Industri

Revolusi Industri tidak hanya memacu meningkatnya barang-barang produksi  namun juga dapat mengubah struktur sosial kemasyarakatan. Perubahan ini menyentuh berbagai aspek kehidupan sosial ekonomi, sistem politik, dan sistem kekuasaan. Dampak yang pertama adalah dalam masalah ekonomi yang membawa akibat sosial yang mendalam. Yaitu terjadi perpindahan penduduk dari desa-desa ke daerah-daerah industri Ditinjau dari aspek sosial, terjadinya perubahan struktur masyarakat. Sebelum lahirnya revolusi industri masyarakat Inggris merupakan masyarakat feodal, raja beserta kaum bangsawan menempati strata teratas, sedangkan rakyat jelata yang terdiri dari petani kecil, buruh, pengrajin, dan sebagainya merupakan lapisan bawah

 

Revolusi industri telah memberikan pengaruh yang besar bagi perkembangan kehidupan masyarakat di dunia. Revolusi industri menghasilkan cara-cara menggunakan metode-metode produksi dan pola-pola baru dalam kehiduoan ekonomi dan memberikan beberapa perubahan dalam industri barang dan dalam perdagangan. Hal ini memberikan dampak positif dan negatif bagi masyarakat. Berbagai perusahaan yang dihasilkan oleh proses industrialisasi berpengaruh bagi perkembangan transportasi, komunikasi dan perdagangan. Meskipun kekayaan yang besar telah dihasilkan namun distribusi kekayaan tidak dapat dicapai secara merata dan terjadi kesenjangan sosial. Masyarakat yang hidup di kawasan industri menghadapi berbagai problem seperti polusi, kemacetan, kebisingan, dan perkampungan kumuh. Dengan revolusi industri maka zaman mesin telah dimulai. Irama mesin telah mengubah corak kehidupan dunia kita sampai saat ini.