Guru Multimedia dan TKJ diundang sosialisasi Bebras

Spread the love

SMKN 5 BATAM – Berpikir komputasional (Computational Thinking) adalah metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika). Tantangan bebras menyajikan soal-soal yang mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan kritis dalam menyelesaikan persoalan dengan menerapkan konsep-konsep berpikir komputasional. Pada Tanggal 22 Oktober 2019 diPoliteknik Negeri Batam mengundang SMKN 5 Batam khususnya Guru IT yang diwakili oleh Kakomli Multimedia Pak Fendi Susanto, S.Kom dan Kakomli TKJ Pak Agus Heri Prahyetno, S.Kom untuk mengikuti sosialisasi Bebras. Apaitu Bebras??

Secara harfiah, “Bebras” adalah kata dalam bahasa Lithuania, yang berarti “berang-berang” dalam bahasa Indonesia. Prof. Valentina Dagiene dari Universitas Vilnius, Lithuania adalah yang mencetuskan gagasan Bebras Computational Thinking Challenge, yang saat ini diikuti oleh kurang lebih 50 negara di dunia.

Bebras adalah sebuah inisiatif internasional yang tujuannya adalah untuk mempromosikan Computational Thinking (Berpikir dengan landasan Komputasi atau Informatika), di kalangan guru dan murid mulai kelas 3 SD, serta untuk masyarakat luas.

Cara untuk promosi adalah dengan menyelenggarakan kegiatan kompetisi secara daring (on line), yang disebut sebagai “Tantangan Bebras”. Tantangan Bebras bukan hanya sekedar untuk menang. Selain untuk berlomba, tantangan Bebras juga bertujuan agar siswa belajar Computational Thinking selama maupun setelah lomba.

Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan informatika dan berpikir komputasi kepada para guru dan anak-anak muda khususnya, di kalangan pengambil keputusan di bidang pendidikan, dan masyarakat luas.

Komputer dan perangkat teknologi lainnya saat ini menjadi penting untuk membuat masyarakat umum mengetahui komputasi atau informatika, tidak hanya sebagai teknologi, tetapi juga sebagai ilmu untuk mendidik mereka dan membuat pengalaman mereka dengan teknologi yang lebih baik.

Kegiatan Bebras Indonesia terdiri dari:

Lokakarya Nasional yang berlangsung sekali setahun untuk koordinasi komite nasional dengan mitra, dan menetapkan soal-soal nasional.

Lokakarya untuk Guru agar guru memperkenalkan konsep komputasi atau informatika kepada siswa dan tantangan Bebras.
Tantangan Berpikir Komputasional diselenggarakan sesuai jadwal yang ditetapkan komite internasional, biasanya minggu kedua atau ketiga November (disebut Bebras Week).
Kategori tantangan Bebras di Indonesia, yaitu:

Siaga: untuk siswa-siswa SD dan sederajat
Penggalang: untuk siswa-siswa SMP dan sederajat
Penegak: untuk siswa-siswa SMA dan sederajat
Banyak kegiatan tambahan yang dilaksanakan di antara kegiatan-kegiatan tersebut. Di tahun mendatang, Bebras Indonesia berencana untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh negara anggota lainnya, misalnya tantangan putaran kedua di tingkat nasional, mengumpulkan data dan mengembangkan makalah penelitian, dan lain-lain.

sumber: http://bebras.or.id/