LSP SMK N 5 BATAM MENUJU LISENSI

Spread the love

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) adalah lembaga pelaksanaan kegiatan sertifikasi profesi yang memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Lisensi diberikan melalui proses akreditasi oleh BNSP yang menyatakan bahwa LSP bersangkutan telah memenuhi syarat untuk melakukan kegiatan sertifikasi profesi. Sebagai organisasi tingkat nasional yang berkedudukan di wilayah Republik Indonesia, LSP dapat membuka cabang yang berkedudukan di kota lain.

LSP SMK N 5 Batam, hingga saat ini masih belum memperoleh Lisensi dari BNSP. Lisensi tersebut merupakan izin yang diberikan oleh BNSP untuk LSP SMK N 5 Batam agar dapat melaksanakan Ujian Sertifikasi Kompetensi bagi Siswa-siswinya.

Sejak pelaksanaa Full Assesment akhir Februari lalu dan tim LSP SMK N 5Batam telah melakukan perbaikan seminggu berikutnya , kemudian perbaikan telah dikirmkan kembali, LSP SMK N 5 Batam baru mendapat informasi balasan dari assesor pada tanggal 6 April 2020 dan terdapat beberapa perbaikan dan kelengkapan dokumen kembali.

Pada perbaikan ke dua ini tim LSP SMK N 5 batam langsung melaksanakan perbaikan pada hari Rabu dengan item perbaikan yang lumayan banyak. Item perbaikan meliputi :

  1. Konsistensi penggunaan kata Ketua atau Manager dan Kepala Bidang tertentu
  2. Melengkapi SOP
  3. Melengkapi Panduan Mutu
  4. Perbaikan Rencana strategis
  5. Kelengkapan Pendirian LSP

Pegerjaan perbaikan dokumen tersebut membutuhkan waktu selama 3 hari dan pada hari ketiga hasil perbaikan berhasil diemailkan kembali. Ketua LSP SMK N 5 Batam menyampaikan bahwa kerterlambatan dalam pemeriksaan dokumn LSP yang telah dikirimkan ke BNSP ini disebabkan oleh kondisi di Jakarta yang sangat rawan karena penyebaran Virus Corona, sehingga banyak assesor BNSP banyak yang dirumahkan atau tidak masuk ke Kantor.

Selanjutnya Ketua LSP SMK N 5 Batam menyampaikan bahwa tim LSP SMK N 5 Batam yakin bahwa lisensi LSP SMK N 5 Batam akan diperoleh meskipun agak sedikit lambat.

Bila sudah berdiri, LSP SMK 5 Batam memiliki tugas dan fungsi sebagai berikut :

Fungsi dan Tugas LSP

  1. Membuat materi uji kompetensi.
  2. Menyediakan tenaga penguji (asesor).
  3. Melakukan asesmen.
  4. Menyusun kualifikasi dengan mengacu kepada KKNI.
  5. Menjaga kinerja asesor dan TUK.
  6. Membuat materi uji kompetensi.
  7. Pengembangan skema sertifikas

Wewenang LSP

  1. Menetapkan biaya kompetensi.
  2. Menerbitkan sertifikat kompetensi.
  3. Mencabut/membatalkan sertifikasi kompetensi.
  4. Menetapkan dan memverifikasi TUK.
  5. Memberikan sanksi kepada asesor maupun TUK bila mereka melanggar aturan.
  6. Mengusulkan standar kompetensi baru.

Kinerja LSP dipantau secara periodik melalui laporan kegiatan Surveilen dan monitoring LSP yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan BNSP dikenakan sanksi sampai pada pencabutan lisensi Kinerja pemegang sertifikat dipantau melalui laporan pengguna jasa (industri).