Pembelajaran Fiber Optik Oleh Bapak David Mediawan Untuk Kelas XI TKJ

Spread the love

1.Pengertian
kabel fiber optik adalah suatu sistem Komunikasi yang menggunakan Kabel Serat Optik sebagai media transmisinya yang dapat menyalurkan informasi dengan kapasitas besar dan tingkat keandalan yang tinggi, berbeda dengan media transmisi lainnya serat optik tidak menggunakan gelombang elektromagnetik/listrik sebagai gelombang pembawanya melainkan menggunakan sinar/cahaya laser.

Serat Optik dibuat dari bahan gelas silika (SiO2) dengan penampang berbentuk lingkaran dengan indeks bias tertentu.. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer.

2.Bagian dari kabel fiber optik
cladding dan core . Cladding adalah selubung dari inti (core). Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.

Kelebihan dan kelemahanya adalah
– Dimana kabel serat optic (fiber optic) jenis single mode ini sangat atau lebih mahal harganya bila dibandingkan dengan kabel serat optik (fiber optic) jenis multi mode.
– kabel serat optik jenis single mode ini pengunaannya atau fungsinya lebih efektif dibanding dengan jenis kabel serat optic (fiber optic) multi mode

Apabila ditinjau dari distribusi indeks bias core, kabel serat optic (fiber optic) dibedakan menjadi dua jenis, yaitu : step index dan graded index.

Kabel serat optik jenis single mode ini umumnya atau biasanya digunakan pada tempat-tempat yang jaraknya sangat jauh atau biasanya tempatnya sangat terpencil dimana sangat sulit dijangkau dengan alat-alat atau media telekomunikasi dengan kata lain jangkauannya luas dan jauh.

3. Keunggulan Serat Optik (Fiber Optic)

– Redaman transmisi yang kecil
– Bidang frekuensi yang lebar
– Ukurannya kecil dan ringan
– Tidak ada gangguan (interferensi)
– Adanya isolasi antara pengirim (transmitter) dan penerimanya (receiver).
– Tidak ada ground loop.
– Tidak akan terjadi hubungan api pada saat kontak atau terputusnya serat optik (fiber
optic).
4. Desain kabel dasar

– Kabel Loose Tube

Dalam desain kabel loose tube, pembuluh plastik berkode melindung dan menjadi
tempat bagi serat optik (fiber optic). Senyawa yang berisi gel merintang masuknya dan
menjadi tempat bagi serat optik (fiber optic). Senyawa yang berisi gel merintangi masuknya air. Panjang fiber yang dilebihkan (relatif pada panjang pembuluh buffer) mengisolasi serat
dari tekanan-tekanan instalasi dan beban lingkungan. Pembuluh buffer dililitkan menyusuri
bagian tubuh sentral baja atau dielektrik ,yang berfungsi sebagai elemen anti lengkung.
Kabel loose tube secara khusus digunakan untuk instalasi luar plastik dalam aplikasi
bawah tanah dan saluran antenna.

– Kabel Tight Buffered

Dengan desain kabel tight buffered, materi buffering berkontak langsung dengan serat. Desain ini cocok untuk “kabel jumper” yang menghubungkan kabel pabrik luar ke peralatan tersambung dan yang menyambungkan aneka alat dalam jariangan bangunan. Kabel tight buffered, multi-fiber sering digunakan untuk aplikasi dalam gedung, anak tangga,bangunan umum dan plenum.

5.Tipe-tipe kabel serat optik
– Kabel Breakout
– Kabel Interconnect
– Kabel Loose Tube
– Kabel Halogen Nol (Asap Rendah)
– Kabel Light Guideexpress Entry (LXE)
– Kabel Lightpack
– Kabel Loose Tube Indoor / Outdoor
– Kabel Militer atau Taktis